Bangga! Desa Belo Masuk Nominasi Desa Sadar Hukum Pertama di Kabupaten Bima
Kabupaten Bima — Harapan yang lama dirintis, kini semakin mendekati kenyataan. Sebuah tonggak sejarah tengah dibangun di salah satu desa di Kabupaten Bima — desa ini tidak hanya sedang menuju predikat “Desa Sadar Hukum,” tetapi juga diproyeksikan menjadi role model bagi desa-desa lain di wilayah ini.
Upaya ini bukanlah hasil kerja sehari dua hari. Ini adalah buah dari konsistensi, kerja keras, dan komitmen kolektif pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga dalam menegakkan nilai-nilai hukum di tengah kehidupan sosial. Edukasi hukum dijalankan secara terus-menerus, penyelesaian sengketa dilakukan secara adil, serta partisipasi warga dalam menjaga ketertiban dan ketentraman terus meningkat.
Desa ini menunjukkan bahwa membangun kesadaran hukum bukan hanya soal memahami aturan, tapi bagaimana aturan itu menjadi pedoman hidup bersama. Dari mulai administrasi desa yang transparan, pelayanan publik yang akuntabel, hingga penyuluhan hukum yang rutin dilakukan bersama pihak terkait — semua menjadi pilar yang mengokohkan desa ini sebagai pelopor.
Tak berlebihan jika kemudian banyak pihak menyebut desa ini selangkah lagi meraih predikat sebagai Desa Sadar Hukum Pertama di Kabupaten Bima. Bahkan, tim penyuluh hukum dari Kanwil Kemenkumham NTB pun telah turun langsung melakukan asesmen dan memberikan apresiasi atas kemajuan yang dicapai.
Lebih dari sekadar gelar, ini adalah simbol perubahan. Simbol bahwa masyarakat desa mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan kehidupan yang berkeadaban dan berkeadilan. Menjadi desa sadar hukum bukanlah akhir, tetapi awal dari peran yang lebih besar — sebagai inspirasi dan rujukan bagi desa lain di Kabupaten Bima dan sekitarnya.
Harapan itu kini bukan lagi sekadar impian. Ia telah menjadi kenyataan yang tengah mekar. Dan jika semua pihak terus bergandengan tangan, maka tak lama lagi, sejarah akan mencatat: dari desa kecil inilah, perubahan besar dimulai.(Red)
