Wujudkan Tata Kelola Transparan, Pemdes Panda Pajang Baliho APBDes 2026 di Seluruh Dusun
kabupaten Bima NTB, 12 Maret 2026 – Pemerintah Desa (Pemdes) Panda kembali menunjukkan komitmennya dalam menjunjung tinggi keterbukaan informasi publik terkait pengelolaan keuangan desa. Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, Pemdes Panda secara serentak telah memasang baliho informasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.
​Pemasangan baliho ini dilakukan secara merata di lokasi-lokasi strategis yang tersebar di 5 Dusun wilayah Desa Panda. Hal ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di pusat desa maupun di pelosok dusun, dapat melihat, memantau, dan memahami rincian penggunaan anggaran desa secara langsung.
​Transparansi hingga ke Pelosok Dusun
​Kepala Desa Panda menyatakan bahwa langkah ini merupakan kewajiban moral dan konstitusional pemerintah desa untuk memberikan akses informasi seluas-luasnya bagi warga.
​”Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap rupiah yang dikelola desa adalah untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan warga Panda. Dengan dipajangnya anggaran ini di tiap dusun, kami mengundang masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya pembangunan,” ujarnya.
​Realisasi 2025 dan Rencana 2026 di Kantor Desa ​Selain di tingkat dusun, pusat informasi utama tetap dipusatkan di Kantor Desa Panda. Terdapat dua titik baliho besar yang menjadi sorotan utama, yaitu:
​Baliho Laporan Realisasi Pelaksanaan APBDes Tahun 2025: Menampilkan capaian kerja dan penggunaan anggaran pada tahun sebelumnya sebagai bentuk pertanggungjawaban.
​Baliho Informasi APBDes Tahun 2026: Menampilkan rencana pendapatan, belanja, serta pembiayaan desa untuk tahun berjalan.
​Membangun Kepercayaan Masyarakat
​Langkah proaktif Pemdes Panda ini diharapkan dapat meminimalisir prasangka dan membangun kepercayaan (trust) antara pemerintah desa dengan warga. Melalui data yang tersaji secara visual, masyarakat dapat mengetahui prioritas pembangunan desa, mulai dari sektor infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga layanan kesehatan dan pendidikan.
​Dengan adanya keterbukaan informasi ini, Desa Panda terus berupaya menjadi desa yang akuntabel, partisipatif, dan maju di tahun 2026. (Tim).
​
